Dalam rangka memperingati HUT REPUBLIK INDONESIA ke 71, Warga sekecamatan Bandarkedung kabupaten Jombang mengadakan sebuah acara karnaval yang di ikuti oleh peserta dari lembaga pendidikan KB-TK-RA sekecamatan bandarkedungmulyo. Acara berlansung pada tanggal 20 Agustus 2016 sekitar jam 13.00 WIB dan berakhir pada jam 16.00  WIB. Peserta start mulai dari lapangan MAN 7 Banjarsari dan Finish di halaman balai desa Tinggar. dengan rute melewati jalan utama Banjarsari lalu menuju Desa Tinggar kemudian Desa Rejosari dan berakhir di balai desa Tinggar.
Langsung saja bisa dilihat keseruan dari peserta karnaval KB-RA-TK sekecamatan Bandarkedungmulyo Jombang.

LIHAT JUGA KARNAVAL DESA TINGGAR KEC.BANDARKEDUNGMULYO JOMBANG


- maaf gambar yang di upload kualitas low, agar loading tidak lelet dan tidak memakan banyak kuota.
-jika ingin download picture dengan resolusi tinggi silahkan download disini




























































































































































































































































sekian dan terima kasih.


LIHAT JUGA KARNAVAL DESA TINGGAR KECAMATAN BANDARKEDUNGMULYO JOMBANG

- maaf gambar yang di upload kualitas low, agar loading tidak lelet dan tidak memakan banyak kuota.
-jika ingin download picture dengan resolusi tinggi silahkan download disini

Harga Rokok Naik Rp. 50 Ribu Per Bungkus

Friday, August 19, 2016
Posted by BLOG SEDERHANA
Media sosial diramaikan postingan jika pemerintah memutuskan menaikkan harga rokok menjadi Rp. 50.000 per bungkus. Kontan postingan ini banyak mendapat tanggapan dari masyarakat yang tidak memahami asal muasal berita tersebut.



Menaikkan harga rokok menjadi Rp. 50.000 per bungkus berawal dari hasil riset yang diungkapkan oleh Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany. Menurutnya, prevalensi perokok, terutama pada masyarakat yang tidak mampu dapat diturunkan jika harga rokok dinaikkan hingga dua kali lipat atau menjadi Rp. 50.000/bungkus.
Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Hasbullah dan rekannya, sejumlah perokok pun akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat. Survei dilakukan terhadap 1.000 orang melalui telepon dalam kurun waktu Desember 2015 sampai Januari 2016.
“Sebanyak 72 persen bilang akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas Rp 50.000,” ungkap Hasbullah seperti dikutip Kompas.com. Selain itu, jika harga rokok dinaikkan hingga Rp. 50.000 maka paling tidak ada tambahan dana 70 triliun untuk bidang kesehatan.
Dibandingkan negara lain, harga rokok di Indonesia memang paling murah. Di Singapura, misalnya, harga sebungkus rokok bisa mencapai Rp 120.000.
Tentu saja tidak mudah untuk menaikkan harga rokok hingga Rp. 50.000/bungkus. Bahkan, ketika cukai rokok hanya dinaikkan sedikit beragam komentar negatif bermunculan.
Seperti diketahui, penerimaan pemerintah dari cukai rokok sudah tidak lagi menjadi andalan seiiring dengan semakin menurunnya pendapatan cukai dari tembakau per kuartal I 2016.
Penurunan pendapatan cukai tembakau membuat penerimaan cukai di kuartal I 2016 turun 67 persen dari penerimaan cukai di kuartal I 2015, atau menjadi Rp 7,9 triliun dari sebelumnya Rp 24,1 triliun.


sb: http://www.aktualita.co

Followers

Welcome to My Blog

- Copyright © Blog Sederhana -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -